Monday, July 20, 2009

Dosa..Sejauh Mana Aku Lari Darinya..

Assalammualaikum dan salam sejahtera,



http://kalamiar.blogspot.com/2009/04/keagungan-allah-swt-ada-dimana-sahaja.html



Dosa seringkali dikaitkan dengan kesalahan dan kelalaian kita sebagai manusia untuk mengenal akan kelemahan didalam kehidupan. Kita seringkali mengeluh atau menyesal setelah kita melakukan kesilapan yang telah kita lakukan didalam kehidupan ini. Kita tahu apa yang kita lakukan adalah suatu dosa, bila kita malu untuk memaklumkan kepada orang lain apa yang kita telah lakukan maka mungkin apa yang kita lakukan adalah suatu dosa.



Tetapi jika kita jelas telah melakukan dosa tetapi kita tidak malu melaklumkan kepada orang lain maka kita mungkin telah mempunyai hati yang mati dan perlu dicarikan hati yang baru yang boleh merasakan sentuhan dari kebesaran Allah swt didalam kehidupan kita. Hati kita mungkin telah rosak serosaknya dan hanya Hidayah dan kasih sayang Allah swt sahaja yang mungkin akan mengubah segala-galanya.



Mari kita perhatikan kehidupan yang telah kita lalui, berapa banyak pahala yang telah boleh kita kira untuk kehidupan kita? Adakah amal-amal kita penuh dengan keikhlasan? Sekiranya tidak maka segala amal kita mungkin tidak dikira oleh Allah swt, kita akan kerugian dan tidak mendapat apa-apa didalam kehidupan diakhirat nanti. Semuanya perlu bersih hanya kerana Allah swt, suatu yang mudah dikatakan tetapi begitu sukar kerana hanya yang benar-benar mengenal Allah swt sahaja yang mampu untuk benar-benar takut danberharap kepada Allah swt.



Apakah kita merasai bahawa Allah swt maha melihat segala apa yang kita lakukan didalam kehidupan kita? Apakah kita sedar Allah swt mengetahui niat dan perasaan kita, apakah kita merasakan takut sekiranya dibukakan apa yang kita ada didalam hati yang tak bersesuaian dengan kehendak Allah swt, Allah swt mengetahui apa sahaja yang kita fikirkan samada kita lahirkan didalam tindakan atau kita simpan sahaja didalam perasaan. Semuanya didalam pengetahuan Allah swt, mungkin kita mengharapkan sesuatu tetapi perancangan Allah swt lebih baik dari kita, kita mahu mengelak sesuatu tetapi Allah swt menentukan segala-galanya. Maka kita perlu berbaik sangka dalam apa sahaja urusan dan berusaha bersungguh untuk mendapatkan yang terbaik didalam kehidupan yang sementara ini. Marilah kita terus berusaha untuk mendapatkan keredaaan Allah swt. Amin

Sumber Segala Macam Dosa

Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu 'ala Rosulillah wa 'ala alihi wa shohbihi ajma'in.
Suatu faedah berharga yang kami torehkan pada malam hari ini (4 Jumadil Ula 1430 H) adalah untaian nasehat dari Ibnu Qoyyim Al Jauziyah dalam kitab beliau yang penuh faedah yaitu Al Fawa'id. Beliau -rahimahullah- mengatakan,

Sebab Manusia Masuk Neraka Adalah Dari Tiga Pintu

Pintu pertama adalah pintu syubhat (perang pemikiran).
Melalui pintu inilah seseorang akan timbul keraguan pada kebenaran agama Allah.
Pintu kedua adalah pintu syahwat (gejolak nafsu). Melalui pintu inilah akan mengakibatkan seseorang lebih mengedepankan hawa nafsunya daripada ketaatan dan menggapai ridho Allah.
Pintu ketiga adalah pintu amarah. Melalui pintu inilah akan timbul permusuhan antar sesama manusia.

Sumber Segala Macam Dosa Dari Tiga Perkara

Pertama adalah kesombongan (al kibr). Sifat inilah yang dimiliki oleh Iblis sehingga dia menyimpang ke jalan kesesatan.
Kedua adalah tamak (al hirsh). Sifat inilah yang membuat Adam keluar dari surga.
Ketiga adalah dengki (al hasad). Sifat inilah yang membuat salah satu anak Adam membunuh saudaranya.

Ibnul Qoyyim -rahimahullah- mengatakan, "Barangsiapa yang terbebas dari tiga sifat ini, maka dia akan terlindung dari segala macam kejelekan. (Ketahuilah), kekafiran itu berasal dari sifat sombong. Maksiat berasal dari sifat tamak. Sikap melampaui batas dan kezholiman berasal dari sifat dengki (hasad)."
****
Itulah faedah berharga dari dokter hati, Ibnu Qoyyim Al Jauziyah. Sifat sombong inilah yang membuat iblis tetap dalam kekafirannya. Karena yang namanya sombong kata Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia.
Dari 'Abdullah bin 'Abbas, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan manusia." (HR. Muslim).
Hadits ini diberi judul oleh An Nawawi dalam Shahih Muslim: "Bab Haramnya Sifat Sombong dan Penjelasannya."
Sifat sombong inilah yang membuat seseorang sulit masuk surga yang penuh kelezatan.
Dari 'Abdullah bin Mas'ud, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Tidak akan masuk surga yaitu orang yang dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar semut kecil." (HR. Muslim)
Sifat tamak atau rakus membuat seseorang mudah terjerumus dalam maksiat. Lihatlah bagaimana Nabi Adam 'alaihis salam bisa keluar dari surga, sebabnya adalah memakan tanaman yang haram untuk dimakan. Maksiat ini berasal dari sifat tamak. Begitu juga orang mudah terjerumus dalam perzinaan, berdua-duaan dengan lawan jenis tanpa mahrom, melihat gambar yang tidak layak untuk dipandang semacam gambar porno; itu semua terjadi karena adanya sifat tamak pada diri seseorang.
Sedangkan sifat dengki atau iri akan membuat seseorang melampau batas dan berbuat zholim pada orang lain. Ketika melihat saudaranya memiliki HP baru atau laptop mewah, dalam hatinya akhirnya muncul sifat dengki, ingin agar nikmat yang ada pada saudaranya tadi lenyap dan musnah. Akhirnya berbagai macam cara dilakukan untuk meraih maksud tadi, entah dengan mencuri bahkan ada juga sebagian orang yang tega membunuh saudaranya sendiri karena latar belakang semacam ini.
Itulah 3 sifat yang harus dijauhi setiap muslim. Niscaya dengan menjaga 3 hal ini, seseorang akan terhindar dari segala macam kejelekan. Sebagaimana dijelaskan oleh Ibnul Qoyyim, tiga sifat buruk inilah sumber segalam macam dosa.
Semoga yang singkat ini dapat melembutkan hati dan bisa menjadi bahan introspeksi bagi kita sekalian.
Ya Allah, tambahkanlah pada kami ilmu yang bermanfaat. Amin Yaa Mujibas Sa'ilin.
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu 'ala nabiyyina Muhammadin wa 'ala alihi wa shohbihi sallam.
****
Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya

0 comments: